ITS Kenalkan Seni Kaligrafi Tionghoa


FRANS AGUNG
Di Masjid Lautze ini terdapat 3 kalligrafi yang merupakan pemberian seorang imam dari sebuah lembaga semacam MUI di Beijing, China (23/8).
SURABAYA, Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) melalui Unit Pelayanaan Teknis (UPT) Budaya dan Bahasanya memperkenalkan budaya Tionghoa melalui seni kaligrafi, di Surabaya, Senin.
Bentuk seni kaligrafi asal Tionghoa tersebut berupa goresan huruf yang ditulis dengan menggunakan kuas.
Menurut seniman kaligrafi China, Jean Mowen, dalam setiap goresan tertuang berbagai macam makna, mulai dari petuah hingga curahan hati.
Ia juga mengatakan bahwa saat menulis kaligrafi dibutuhkan ketenangan dan ketekunan untuk memulainya.
"Jika kita ingin belajar seni kaligrafi China, maka kita harus mau tekun dan bersabar dalam belajar," katanya.
Seni kaligrafi China merupakan warisan dari budaya China yang harus dilestarikan agar tidak punah.
Namun, seniman yang mahir menulis kaligrafi saat ini sudah banyak yang lanjut usia, dan saat ini tidak banyak generasi muda yang mengusai.
Dalam acara tersebut terlihat antrean para pengunjung yang antusias untuk mendapatkan goresan namanya yang ditulis dalam kaligrafi tionghoa.(*)
Sumber : http://oase.kompas.com/read/2009/10/27/03110485/its.kenalkan.seni.kaligrafi.tionghoa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar, demi eratnya tali silaturahim kita...