20 April 1985 : Tujuan LEMKA dipaparkan dengan jelas tanpa ragu-ragu lagi, yaitu: “Pengembangan bakat dan pengenalan khazanah Islam” dengan usaha-usaha antara lain “Mempercepat proses pemasyarakatan seni menulis khat atau kaligrafi kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya masyarakat muda, di tanah Air.”

08 Januari 2011

Kaligrafi Bukan Sekedar Hiasan

Bagi umat muslim, memasang kaligrafi Islam di dalam rumah sudah seperti keharusan. Ya, paling tidak ada kaligrafi bertuliskan nama Allah dan Nabi Muhammad SAW yang terpajang di dinding ruang tamu, untuk menandakan bahwa pemilik rumah tersebut beragama Islam.

Dalam kamus bahasa indonesia, kaligrafi adalah seni menulis indah dengan pena sebagai hiasan. Sementara di dalam seni rupa islam, kaligrafi adalah tulisan dengan bahasa arab. Biasanya isi disadur dari ayat - ayat suci Al-Quran. Bentuknya pun bervariasi, tidak selalu pena diatas kertas, tetapi seringkali juga ditatahkan diatas logam atau kulit hewan.

Namun kaligrafi bukan hanya sekedar pajangan belaka. Kaligrafi yang memuat ayat - ayat suci Al-quran memiliki makna yang dalam bagi yang memahaminya. tulisan yang terkandung dalam kaligrafi memiliki filosofi agar umat islam selalu mambaca ayat - ayat suci Al-Quran dan selalu mengingat kepada penciptanya.

Kendati begitu, memasang kaligrafi lebih baik ketimbang memajang patung, pajangan atau gambar yang berbentuk mahluk hidup. Pasalnya, dalam sebuah hadist, Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa malaikat tidak akan memasuki rumah yang didalamnya terdapat sebuah patung atau gambar yang berbentuk mahluk hidup, lantran setan atau jin kafir bakal mendiami pajangan atau gambar tersebut.

Sumber : http://www.republika.co.id/berita/republikatv/republikatv/10/04/27/113124-kaligrafi-bukan-sekedar-hiasan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar, demi eratnya tali silaturahim kita...