20 April 1985 : Tujuan LEMKA dipaparkan dengan jelas tanpa ragu-ragu lagi, yaitu: “Pengembangan bakat dan pengenalan khazanah Islam” dengan usaha-usaha antara lain “Mempercepat proses pemasyarakatan seni menulis khat atau kaligrafi kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya masyarakat muda, di tanah Air.”

24 Agustus 2011

Grand Opening Diklat 2011

Oleh:Syamsul Rizal


Drs. H. Didin Sirojuddin AR, MAg, berpidato ketika acara grand opening Diklat 2011 sekaligus meresmikan kegiatan diklat pesantren Kaligrafi Alquran Lemka pada 09 Agustus 2011 kemarin


Istimewa. Itulah hal yang datang pada tanggal 9 Agustus beberapa waktu yang lalu. Dimana pada tanggal tersebut, terjadi peristiwa yang patut dikenang oleh segenap jajaran pesantren. Mulai santri, alumni dan para asatidz, yaitu dibukanya kembali program diklat pesantren, milad pesantren sekaligus peresmian Gedung Pustaka.

Acara tersebut dibuka dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh Ust. Bisri Mustafa dan Ratna Sari YEY sebagai sari tilawah, sambutan perwakilan panitia PSB (Penerimaan Santri Baru) Syamsul Rizal, Ketua Diklat Ust. Hilmi Munawar, S.Pd.I, Pimpinan Pesantren Drs. Didin Sirojudin AR, M.Ag, dan Walikota Sukabumi H.M. Muslih Abdus-syukur serta diselingi dengan hiburan dari calon santri baru.

Dalam sambutan dari perwakilan panitia PSB dan pimpinan Diklat tersebut, disampaikan bahwa jumlah santri yang diterima berjumlah 82 orang yang berasal dari 21 provinsi. Ini berarti terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya, dimana pada tahun lalu telah diterima santri berjumlah 62 orang yang berasal dari 17 provinsi di Indonesia. Diharapkan kepada para calon santri untuk nantinya dapat menjadi kebanggan orang tua dan daerahnya masing-masing. 

Sedangkan dalam sambutan Pimpinan pesantren disampaikan banyak hal. Diantaranya rasa senang atas dibukanya kembali program Diklat pada tahun ini, dan akan diresmikannya Gedung Pustaka yang kini telah berisi sekitar 6.000-an referensi dari berbagai disiplin ilmu, terutama referensi-referensi seni-budaya dan kaligrafi. Harapan beliau, gedung baru ini dapat menampung hingga 20.000-an referensi. Selain itu dapat menjadi taman baca terbesar di Sukabumi dengan wilayah baca hingga bebatuan sungai dan persawahan sejuk yang berada di belakang pesantren.

Selain itu, disampaikan pula pesan-pesan kepada para calon santri agar tekun dan bersungguh-sungguh dalam belajar serta beremangat dalam menggali ilmu dari para guru hakiki, karna guru hakiki sangat dibutuhkan bagi orang yang mempelajari ilmu kaligrafi.
الخط مخفي في تعليم الاستاذ
"Ilmu khat itu tersembunyi dalam pengajaran guru" 

Adapun tujuan yang ingin dicapai dari pengajaran khat di pesantren ini diantaranya adalah :
  1. الاهداف التعليمية (tujuan didaktis) : tujuan pengajaran khat di pesantren ini adalah memperdalam detail-detail huruf, komposisi dan pemenggalannya.
  2. الاهداف التربوية (tujuan pendidikan) : maksudnya, dengan pengajaran kaligrafi diharapkan para santri mendapatkan pelajaran tentang pentingnya kebersihan, bersabar dan berakhlak mulia.
  3. الاهداف الفنية (tujuan estetis) : dengan belajar kaligrafi arab-islam di pesantren ini, para santri dapat menciptakan karya-karya seni benilai tinggi yang dapat ditoreh di dinding-dinding masjid dan media lainnya dengan berbagai gaya.
  4. الاهداف العملية (tujuan praktis) : setelah belajar kaligrafi di pesantren ini, diharapkan para santri dapat mempraktikan dan mengamalkan ilmunya. Contohnya santri harus bias mengajarkan dan menebarkan ilmu kaligrafinya kepada masyarakat.
  5. الاهداف االنفعية (tujuan komersil) : santri mampu membuat karya terbaiknya, kemudian menghasilkan suatu pendapatan mater dari jerih payahnya tersebut.

Namun, beliau mengingatkan pula, bahwa tujuan paling penting dari pengajaran kaligrafi ini adalah penggalian dan peningkatan rasa cinta kepada Alquran hingga dapat mencapai puncak kecintaan. Semoga ilmu yang didapatkan dapat bermanfaat dan menambah keberkahan.
ثبوت الخير الى الخير
Sedangkan dalam sambutannya, Walikota Sukabumi cukup lama berdialog dengan para santri dengan suasana penuh canda, tawa dan riang. Dilanjutkan dengan acara demo kaligrafi oleh pimpinan pesantren, Walikota Sukabumi, dilanjutkan oleh para asatidz dan santri. Kemudian dilakukan pengguntingan pita sebagai tanda diresmikannya Gedung Pustaka (Pusat Data Kaligrafi dan Perpustakaan Lemka) oleh Walikota Sukabumi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar, demi eratnya tali silaturahim kita...