20 April 1985 : Tujuan LEMKA dipaparkan dengan jelas tanpa ragu-ragu lagi, yaitu: “Pengembangan bakat dan pengenalan khazanah Islam” dengan usaha-usaha antara lain “Mempercepat proses pemasyarakatan seni menulis khat atau kaligrafi kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya masyarakat muda, di tanah Air.”

12 Juni 2014

Dialog Kaligrafi Nasional MTQ Nasional XXV Batam

(Batam-Humas) Sebelum memasuki babak final besok hari(12/06), panitia lomba cabang Kath Alquran atau yang dikenal masyarakat umum lomba kaligrafi Alquran, mengadakan Seminar atau Dialog Kaligrafi Nasional Di Asrama Haji Aula Arafah 2 Batam, rabu (11/06),Kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mengumumkan para finalis yang akan lolos kebabak final.

Pada Kesempatan itu yang menjadi narasumber di dialaog tersebut, merupakan para dewan hakim pada Musabaqah Kath  Quran pada Musabaqah Tilawatil Quran Nasional XXV di Batam Kepulauan Riau, diantaranya K.H.M Faiz Abdul Razak yang kebetulan menjadi Ketua dewan Hakim khusus Kath mengatakan “Bahwa semua peserta yang ikut MKQ ini harus mengikuti Mushab Standar Kementerian Agama”.

Selain Faiz abdul Razak, yang menjadi pemateri pada kesempatan tersebut adalah Drs.K.H.D Sirojuddin, AR, M.Ag, Dr, .K.H. Wahidin Loekman, M.Sn, Prof, Dr.H.Arsyad  Sobby Kesuma, M.Ag, Dr.H.  Ahmad Tholabi KH, M.H, RSH, H.Syafruddin, M.Ag,  dan Drs. H.Irhash A., Shamad.

Seluruh dewan hakim itu diberikan kesempatan kepada masing-masing untuk menyampaikan materi-materi yang berkaitan dengan Kaligrafi Alquran ini, seperti, “Mencetak Kaligrafer yang entrepeneur”, “Kunci Sukses Kaligrafi”,”Pendidikan Karakter melalui Seni Kaligrafi Islam” dan masih banyak lainnya.
Kegiatan yang dimulai dari pukul 08.00 ini, bertujuan untuk mendengarkan aspirasi peserta seluruh Indonesia, disamping mendialogkan materi kaligrafi itu sendiri, juga untuk sebagai perbaikan-perbaikan terhadap teknis pelaksanaan lomba pada masa yang akan datang, dan ini merupakan telah menjadi tradisi dari setiap MTQ

“Hasil dialog ini atau masukkan dari dialog ini akan dibicarakan di Rapat Kerja Nasional LPTQ bidang Kath, dan biasanya terus terjadi perbaikan-perbaikan yang telah terjadi dimasa sebelumnya, sebagai contoh kedepan khusus Cabang kath, bidang kontemporer yang saat ini masih bersifat eksibisi, mungkin dari hasil dialog ini, itu akan lagi menjadi cabang resmi MKQ”papar salah satu dewan hakim daerah.

Diakhir dialog, kegiatan berlanjut kepada pengumuman para finalis yang akan berlomba di babak final tersebut, selain menyebutkan nama-nama yang lolos, Dewan hakim juga menyebutkan makraj yang harus dipersiapkan oleh para finalis diesok hari, pada kali ini MKQmemperlombakan, kategori, Naskah, Hiasan Mushab, dan Dekorasi serta Kaligrafi Kontemporer sebagai ajang eksibisi(trk)

http://kepri.kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=196737

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar, demi eratnya tali silaturahim kita...