20 April 1985 : Tujuan LEMKA dipaparkan dengan jelas tanpa ragu-ragu lagi, yaitu: “Pengembangan bakat dan pengenalan khazanah Islam” dengan usaha-usaha antara lain “Mempercepat proses pemasyarakatan seni menulis khat atau kaligrafi kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya masyarakat muda, di tanah Air.”

12 Juni 2014

Kaligrafi Kontemporer Akan Jadi Cabang Baru pada MTQ

BATAM, METRO: Golongan Khattil Quran Kontemporer akan dijadikan salah satu cabang pada pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional dua tahun mendatang. Hal ini dilakukan karena minat peserta pada cabang tersebut cukup tinggi.
Salah seorang Dewan Hakim, Achmad Syafruddin, menjelaskan, golongan tersebut nantinya tidak menjadi penilaian saat penentuan juara umum. “Pemenang pada lomba ini akan mendapatkan hadiah dari Gubernur. Tapi tidak menjadi poin untuk kemenangan. Jadi hanya dikasih nilai saja. Kita akan berusaha ini (Golongan Khattil Qur’an Kontemporer) masuk ke salah satu bidang,” jelasnya saat ditanyai POSMETRO di Gedung LAM, Selasa (11/6).
Ia menjelaskan, pada perlombaan tesebut diikuti 12 peserta dari beberapa provinsi. Di antaranya DKI Jakarta, Jawa Barat dan Papua. “Ini kita laksanakan pada jam 8 sampai jam 3 sore. Ini bagian dari eksebisi jenis kaligrafi yang akan kita lombakan pada MTQ yang akan datang,” ujarnya.
Ia juga mengatakan, bidang kaligrafi yang sudah diperlombakan secara terus menerus yaitu mushaf, dekorasi dan naskah. “Itu yang sudah masuk. Kalau kontemporer ini cabang baru. Jadi tidak menjadi poin untuk penentuan juara umum,” paparnya. Achmad juga menjelaskan, pihaknya akan mengadakan dialog nasional. Pada kesempatan tersebut juga akan diumumkan siapa saja peserta di cabang khattil Qur’an yang menjadi finalis.
“Besok kita akan adakan dialog nasional dan kita akan umumkan siapa saja finalisnya. Sekarang kita Belum bisa menyampaikan siapa yang berpeluang,” paparnya. Untuk kriteria penilaian, meliputi seni yang dia tempatkan dalam kanvas, tulisan yang sesuai dengan ketentuan. “Nilai lukis juga menjadi poin. Pada perlombaan kontemporer ini peserta kaligrafi maksimal usianya 35 tahun. Kalau kontemporer sekitar 40-an,” jelasnya.(ams)
http://posmetrobatam.com/2014/06/khattil-quran-kontemporer-akan-jadi-cabang-baru/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar, demi eratnya tali silaturahim kita...