20 April 1985 : Tujuan LEMKA dipaparkan dengan jelas tanpa ragu-ragu lagi, yaitu: “Pengembangan bakat dan pengenalan khazanah Islam” dengan usaha-usaha antara lain “Mempercepat proses pemasyarakatan seni menulis khat atau kaligrafi kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya masyarakat muda, di tanah Air.”

25 September 2014

Kunjungan Mahasiswa IAIN Serang ke Pesantren Kaligrafi LEMKA

Pada beberapa hari yang lalu (20-09-2014), pesantren kedatangan tamu dari Unit Pengembangan Tilawatil Qur'an (UPTQ) IAIN Serang, Banten. Terdiri dari para mahasiswa : 5 laki-laki dan 8  Perempuan. 


Seorang santri memberikan materi kepada tamu dari IAIN Serang



Lalu apa rahasia dibalik rencana kunjungan 2 hari mereka ke Pesantren Kaligrafi Alquran Lemka? 

Tidak ada tujuan rahasia dalam kunjungan mereka ini, tujuan mereka hanyalah ingin tahu bagaimanakah gerangan rupa dari pesantren yang dikenal selama ini sebagai pusat belajar kaligrafi di Indonesia ini. Mereka jelas penasaran.
Rombongan dari UPTQ IAIN Serang

"wah ternyata begini ya..., bagus bagus". ungkap mereka melihat aksi para santri belajar dasar-dasar tata warna. Rasa takjub makin bertambah saat mereka  melihat-lihat banyak sekali karya yang terpampang pada banyak lukisan yang terpajang di setiap ruangan pesantren dan kaligrafi yag tampak eksotis pada dinding pesantren yang merupakan karya dari para asatidz dan santri.


Bahrul Ulum dan kawan-kawannya

Adalah Bahrul 'Ulum santri angakatan beberapa tahun lalu, yang membawa mereka kemari dengan bekal rasa penasaran pada tiap hati mahasiswa itu.
 

Belajar bersama santri

Mereka sempat berkunjung ke Gedung Koperasi Seni Santr Lemka, pusat penjualan peralatan dan buku kaligrafi serta gGedung pena yang menjadi kantornya dll.

Belajar dasar tata warna
Nampang di Saung Lembah Ekspresi

Selain itu, mereka disini sempat pula mendapat pelajaran/materi khat dari santri baru (angakatan sekarang yang baru masuk). Memang begitulah di pesantren ini, walau statusnya hanyalah santri baru, tapi tetaplah harus bisa mengajar khat langsung walau dengan bekal ilmu yang masih minim. Memang disini para santri diwajibkan mengikuti ilmu pembekalan mengajar berupa micro teaching untuk melatih mereka supaya bisa mengajarkan ilmu khat.
Belajar ramai-ramai dbimbing santri


Nampang di depan karya luis di Gedung Pena
Penyerahan kenang-kenangan dari UPTQ IAIN Serang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar, demi eratnya tali silaturahim kita...