20 April 1985 : Tujuan LEMKA dipaparkan dengan jelas tanpa ragu-ragu lagi, yaitu: “Pengembangan bakat dan pengenalan khazanah Islam” dengan usaha-usaha antara lain “Mempercepat proses pemasyarakatan seni menulis khat atau kaligrafi kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya masyarakat muda, di tanah Air.”

22 September 2016

Pertanyaan Aneh Yang Sering Diajukan Saat Mendaftar di Pesantren Kaligrafi Alquran Lemka

Contoh kendaraan salah seorang ustadz yang aneh
1. Bolehkah membawa kendaraan ke pesantren?
Tidak boleh membawa kendaraan apapun. Seperti sepeda, motor, mobil, truk, traktor dll. Namun boleh membawa kendaraan untuk sekedar mengantar anda ke pesantren, lalu kendaraan itu harus kembali lagi pulang lagi. Kendaraan tidak boleh berada di pesantren. Kendaraan yang boleh ada di pesantren hanya milik para asatidz dan pesantren saja.

2. Pesantren Kaligrafi Alquran Lemka itu alirannya apa ya? Ahlussunah wal jamaah, atau muhamadiyah, aau Syiah, atau NU, atau Ahmadiyah, atau aliran apa?
Maaf kami hanya mengajarkan ilmu khat atau kaligrafi. Kami tidak condong mengajarkan aliran-aliran tersebut. Aliran yang kami ajarkan justru berbeda dari aliran tersebut.
Saat materi khat naskhi, kami mengajarkan aliran Hasyim dan aliran Syauqy.
Saat Materi khat riq'ah kami mengajarkan aliran Hasyim, Mukhtar Alim, aliran izzat, aliran Haddad,
Dan seterusnya

3. Berapakah batas usia minimal & maksimal untuk daftar masuk pesantren atau sekedar kursus khat di Pesantren Kaligrafi Alquran Lemka?

Untuk persyaratan minimal daftar masuk pesantren adalah 12 tahun atau usia lulusan SD. Sedangkan usia maksimal tidak dibatasi. Selama masih hidup boleh mendaftar guna menuntut ilmu.

4. Saya tidak pernah sekolah formal SD, SMP, dll. Bagaimana boleh mendaftar?
Boleh mendaftar. Asalkan usia minimalnya 12 tahun.

5. Tidak punya ijazah apapun, boleh mendaftar? 
Boleh, asalkan usia minimal 12 tahun terpenuhi
salah seorang ustad dengan karyanya

6. Saya sudah menikah. Bolehkah saya mendaftar masuk pesantren kaligrafi ini? Bolehkan suami/istri saya tinggal di pesantren?
Boleh. Santri yang sudah-sudah juga sudah banyak yang statusnya suami-istri datang belajar. Bawa istri/suami ke pesantren juga boleh. Dengan syarat suami/istrinya juga mendaftar sebagai santri. Administrasi pembayaran tetap sama seperti santri lainnya. Seperti kewajiban membayar pendaftaran, SPP, uang makan, dll.
Adapun tempat tinggal tetap terpisah. Suami di asrama putera. Istri di asrama putri.

7. Boleh jalan-jalan dengan istri/suami keluar pesantren?
Boleh. ada jadwalnya nanti di atur pengurus pesantren.

8. Boleh membawa peralatan elektronik ke pesantren?
Peralatan elektronik yang diboleh di bawa hanya HP. Boleh membawa HP dengan bebas. Adapun peralatan elektronik lainnya tidak boleh dibawa di pesantren dengan bebas.

Contoh peralatan elektronik yang tidak boleh dibawa ke pesantren dengan bebas seperti salon, speaker aktif, kamera digital, laptop, dll. Sehingga peralatan yang tidak boleh dengan bebas di bawa itu harus dititipkan ke pengurus pesantren dan bleh di minta kembali sementara saja saat diperlukan saja.

9. Saya mau daftar sebagai santri yang belajar khat di pesantren, namun tinggal diluar pesantren. Boleh?
Untuk santri diklat pesantren 1 tahun tidak boleh. Semua santri harus tinggal di asrama yang di sediakan.

10. saya mau mendaftar sebagai santri kursus. Boleh pulang-pergi atau tinggal diluar pesantren?
Untuk santri kursus bulanan boleh tinggal diluar pesantren

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar, demi eratnya tali silaturahim kita...